Musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan selain sebagai alat pengiring upacara adat atau untuk kegiatan ibadat suku tertentu juga sebagai sarana hiburan. Musik tradisional yang ada hingga saat ini menampilkan keaslian dari daerah-daerah asalnya.

Musik tradisonal umumnya masih bersifat informal karena biasanya daerah yang menciptakan musik tersebut hanya untuk menghibur masyarakatnya. Alat musik yang digunakannya pun berasal dari bahan-bahan yang berada di wilayahnya seperti dari bambu, pelapah daun lontar, tanduk kerbau, kulit sapi dan lain-lain. para pemainnya atau orang-orang yang memainkan itu pun dari masyarakat sekitar tempat musik tradisional tersebut berasal.

Sampai saat ini musik tradisional masih digemari oleh sebagian masyarakat baik di Indonesia maupun dunia. Pengaruh musik tradisional dalam perkembangan musik dunia banyak menginspirasi para musisi untuk meramu perpaduan musik lainnya. Bisa dikatakatan bahwa musik tradisional merupakan salah satu dasar (basic) munculnya gendre-gendre musik berikutnya.

 

 

Beberapa Contoh Musik Tradisional Indonesia:

Gong Luang

Krumpyung

Gambang Keromong

Laras

Santi Swara

Karang Dodou

Huda

Goong Renteng