logo
blog

YouTube Dukung Ekosistem Kreatif Indonesia

JAKARTA – Vice President Global Head of Government Affairs and Public Policy YouTube, Leslie Miller, menegaskan komitmen platformnya dalam mendukung kreator di Indonesia maupun global.

“Kami memahami pentingnya transparansi, remunerasi yang adil, serta manajemen hak yang efektif,” katanya saat audiensi dengan Menteri Hukum Republik Indonesia (Menkum RI), Supratman Andi Agtas pekan lalu.

Leslie mengatakan, Indonesia sebagai pasar yang penting dan dinamis bagi YouTube. Karena itu, pihaknya siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan lain, termasuk LMKN, dalam membangun kerangka hak cipta yang seimbang dan bertanggung jawab.

Kerja sama yang diharapkan ke depan mencakup:

  • Edukasi hak cipta,
  • Peningkatan nilai royalti,
  • Perlindungan anak di ruang digital,
  • Kolaborasi dalam isu AI, keamanan daring, dan tata kelola hak.

Pertemuan tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun ekosistem kreatif digital yang adil, transparan, dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, platform digital, industri kreatif, dan lembaga internasional.

Sementara itu, Menkum RI, Supratkman Andi Agtas, menegaskan komitmen pemerintah untuk membenahi sistem tata kelola royalti musik, agar lebih transparan, adil, dan berpihak pada kreator, musisi, serta performer Indonesia.

Menurut Supratman, persoalan utama dalam ekosistem royalti saat ini bukan terletak pada platform digital, melainkan pada sistem pengelolaan dan distribusi royalti.

“Tantangan utama saat ini terletak pada transparansi dan tata kelola dalam pendistribusian royalti,” katanya, Selasa, 27 Januari 2025.

Menteri Supratman menyampaikan, platform digital seperti YouTube justru merupakan mitra strategis pemerintah, dalam mendorong pertumbuhan kreator serta penguatan ekonomi kreatif nasional. (*)

(HUMAS LMKN)