logo
blog
* Foto Ilustrasi AI

12 Kutipan Tentang Musik yang Mengungkap Jiwa

Bagikan: X Twitter

MUSIK tidak hanya hidup di atas panggung, di studio, atau di dalam partitur. Ia lahir dari keheningan, tumbuh dari ide sederhana, dan berkembang melalui kerja keras, kegagalan, serta kebebasan berekspresi tanpa batas genre. 

Para musisi, komponis, hingga pemikir besar dunia, telah mencoba menangkap esensi itu dalam kata-kata, mengingatkan kita bahwa musik bukan sekadar bunyi, tetapi pengalaman, bahasa universal, dan cara manusia memahami hidup.

Dari Mozart hingga Skrillex, dari ruang konser klasik hingga studio elektronik modern, dan berikut 12 kutipan yang merangkum bagaimana musik dipahami, dirasakan, dan dihidupi oleh para pelakunya.

1. “Musik bukanlah terletak pada not-notnya, tetapi pada keheningan di antara not-not tersebut” (Wolfgang Amadeus Mozart).

2. “Saat kau bermain musik, tak peduli siapa yang mendengarkanmu” (Robert Schumann)

3. “Setiap lagu dimulai dengan satu ide yang kuat” (Hannes Bieger)

4. “Musik adalah bahasa universal umat manusia” (Henry Wadsworth Longfellow)

5.  “Menulis musik bukanlah soal inspirasi semata, melainkan kerja keras.” (George Gershwin)

6. “Untuk setiap jam rekaman, luangkan dua jam untuk tertawa di studio (Quincy Jones)”

7. “Musisi terbaik adalah orang-orang yang tidak pernah menganggap diri mereka sebagai seniman atau musisi.” (Aphex Twin)

8. “Jangan mainkan apa yang ada, mainkan apa yang tidak ada” (Miles Davis)

9. “Saya telah mengalami banyak kegagalan. Saya telah membuat musik selama 30 tahun, dan saya akan mengatakan bahwa kegagalan dan kesuksesan telah terjadi dalam jumlah yang sama.” (Moby)

10. “Jangan biarkan musikmu didefinisikan oleh label genre” (Bonobo)

11. “Tidak ada yang mempedulikan genre saat mereka berdansa. Mereka tidak bertanya pada diri sendiri, 'Apakah lagu ini lagu dubstep?'” (Skrillex)

12. “Kesalahan pertama seni adalah menganggap bahwa seni itu serius” (Lester Bangs)

(HUMAS)