logo
blog
* M. Noor Korompot

Noor Korompot: Karier di Industri Musik Bisa Bertahan Seumur Hidup Jika Mampu Beradaptasi

Bagikan: X Twitter

JAKARTA - Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), M. Noor Korompot, mengatakan ketahanan karier di industri musik, pada dasarnya tidak memiliki batas waktu tertentu dan dapat bertahan seumur hidup, selama pelaku industri mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, teknologi, dan perubahan selera pasar.

Menurut Noor, industri musik saat ini terus mengalami pertumbuhan yang pesat, dan menawarkan peluang yang menjanjikan bagi musisi, pencipta lagu, produser, maupun pelaku industri kreatif lainnya.

“Ketahanan karier Anda di industri musik tidak memiliki batas waktu pasti dan bisa bertahan seumur hidup, asalkan mampu beradaptasi dengan tren, merangkul teknologi baru, dan menjadikan penggemar sebagai prioritas utama. Pasar industri ini terus bertumbuh pesat dan menjanjikan,” kata Noor Korompot, Kamis, 18 Juni 2026 di Jakarta. 

Ia menjelaskan, ada sejumlah faktor penting yang menjadi kunci, agar pelaku industri musik tetap relevan dan mampu bertahan dalam ekosistem yang terus berubah.

Salah satunya adalah kemampuan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), termasuk AI generatif. Menurut Noor, teknologi seharusnya dipandang sebagai alat bantu, yang dapat memperkuat kreativitas dan memperluas jangkauan karya musik.

“Gunakan teknologi bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai alat kolaborasi untuk memproduksi lagu, mendistribusikan karya, dan menjangkau pendengar dengan lebih efektif,” ujarnya.

Selain itu, Noor menekankan pentingnya membangun komunitas penggemar yang kuat. Ia menilai hubungan emosional antara musisi dan pendengar, menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan karier di industri musik.

Menurutnya, interaksi langsung melalui berbagai platform digital, dapat menciptakan loyalitas jangka panjang yang berdampak positif terhadap perkembangan karier seorang musisi.

Faktor lain yang tak kalah penting, kata dia, adalah fleksibilitas dalam mengikuti perkembangan tren musik. Noor menyebut selera pasar terus berubah dari waktu ke waktu sehingga musisi perlu memiliki keberanian untuk bereksperimen tanpa kehilangan identitas artistiknya.

“Musisi yang sukses adalah mereka yang berani mengeksplorasi genre baru, tetapi tetap mempertahankan ciri khas yang membedakan mereka dengan yang lain,” katanya.

Noor menambahkan, di era digital saat ini, peluang untuk berkarya dan menjangkau pasar global semakin terbuka lebar. Karena itu, pelaku industri musik dituntut untuk terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan karier jangka panjang.

Ia optimistis industri musik Indonesia akan terus berkembang, seiring meningkatnya pemanfaatan platform digital dan tumbuhnya ekosistem kreatif yang semakin inklusif bagi para pelaku musik di berbagai daerah. (*) 

(Humas)