JAKARTA - Warga Jakarta dan sekitarnya memenuhi ruas jalan di kawasan Sarinah. Kehadiran warga untuk mengikuti fun walk dalam rangka peringatan Hari Kekayaan Intelektual se-Dunia.
Kegiatan itu diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia pada Ahad, 26 April 2026 pagi, yang dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, para pejabat Kemenkum RI dan komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Masyarakat Jakarta sangat antusias mengikuti fun walk. Mereka ada yang datang secara pribadi, berdua dengan kerabat hingga datang dengan keluarga.
Selain fun walk, Peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) se-Dunia 2026 diisi berbagai aktivitas menarik, mulai dari jalan santai kampanye peningkatan kesadaran KI, senam bersama, hiburan musik, hingga talkshow interaktif bersama pelaku industri dan pemegang lisensi hak siar tayangan olahraga.
Selain itu, DJKI juga menghadirkan layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran KI di Mobile Intellectual Property Clinic yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026 melalui kegiatan Car Free Day (CFD) bukan hanya di Jakarta. Acara yang mengusung tema “Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” ini digelar serentak di 33 provinsi.
Tema “Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” diangkat seiring dengan pesatnya perkembangan industri olahraga yang semakin bergantung pada kekayaan intelektual, mulai dari merek klub, hak siar pertandingan, hingga desain perlengkapan dan karya kreatif lainnya.
Pelindungan yang tepat menjadi kunci untuk memastikan karya tidak disalahgunakan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pencipta dan pemilik hak.
DJKI berharap masyarakat tidak hanya mengenal kekayaan intelektual sebagai konsep hukum, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang dekat dengan kreativitas dan olahraga.
Partisipasi aktif warga juga diharapkan dapat memperkuat budaya menghargai karya sekaligus mendorong terciptanya ekosistem KI yang sehat dan berkelanjutan. (*)
(Humas)